Chat with us, powered by LiveChat
Tampilkan postingan dengan label 'kumpulan Judi Slot Online tembak ikan Online Togel Online Casino Online Bola Online Terbaik Dan Terpercaya Saat Ini Di Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 'kumpulan Judi Slot Online tembak ikan Online Togel Online Casino Online Bola Online Terbaik Dan Terpercaya Saat Ini Di Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Juni 2023

Menguak Siapa Pemilik Puncak Gunung Fuji?

 


Menguak siapa pemilik puncak Gunung Fuji sangat menarik untuk diketahui. Pasalnya Gunung Fuji yang memiliki ketinggian hingga 3.776 mdpl ini merupakan puncak tertinggi sekaligus menjadi ikon paling terkenal di Jepang. Banyak wisatawan yang datang ke gunung ini saat berlibur ke Jepang.

Namun, tahukah anda kalau ternyata Gunung Fuji ini bukan tempat wisata umum yang seluruhnya dimiliki pemerintah? Sebagian dari tanah Gunung Fuji merupakan milik pribadi. Lantas siapakah pemilik puncak Gunung Fuji tersebut?


Diketahui, tujuh tingkat Gunung Fuji hingga ketinggian 3.360 mdpl memang dimiliki oleh pemerintah. Namun, ternyata dari tingkat kedelapan sampai puncak atau dari ketinggian sekitar 3.360 hingga 3.776 mdpl Gunung Fuji dimiliki oleh kuil agama Shinto, Fujisan Hongu Sengen Taisha.

Masalah kepemilikan tanah tersebut sempat menjadi konflik pada zaman Meiji, dimana pada saat itu pemerintah Meiji ingin mengambil alih dan menasionalisasi Gunung Fuji tersebut sebagai bagian dari warisan negara pada tahun 1871.





Akan tetapi, Kuil Fujisan Hongu Sengen Taisha tetap ingin memperjuangkan puncak wilayah tersebut. Hingga pada akhirnya tahun 1974 disahkan oleh pengadilan dan mereka mendapatkan kembali kepemilikan terhadap puncak Gunung Fuji.

Namun, tanah puncak Gunung Fuji tersebut baru dikembalikan secara resmi pada 2004.


Meski begitu, Kuil Sengen Taisha belum bisa mendaftarkan diri sebagai pemilik lahan Gunung Fuji tersebut secara resmi. Pasalnya, gunung tersebut berdiri di atas tanah yang tidak rata dan terletak di perbatasan antara Prefektur Shizuoka dan Yamanashi.


Sehingga menyebabkan batas antara kedua wilayah tersebut tidak terlihat dan pihak kuil kesulitan untuk mendaftarkan kepemilikan tanah tersebut ke salah satu prefektur. Tetapi, wilayah puncak Gunung Fuji tetap dimiliki oleh Kuil Sengen Taisha.


Itulah informasi dan penjelasan singkat mengenai siapa pemilik puncak Gunung Fuji.


 

Kamis, 15 Juni 2023

6 Fakta dan Misteri Gunung Padang, Nomor 5 Bisa Mengubah Peradaban Dunia!

 


Gunung Padang merupakan salah satu situs bersejarah yang ada di pulau Jawa. Di lokasinya berdiri, situs ini punya banyak misteri tersimpan di dalamnya.

Gunung Padang berada di perbatasan Dusun Gunung Padang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Situs gunung Padang ini pertama kali ditemukan dan dimuat dalam Rapporten van de Oudheidkundige Dienst (ROD, "Buletin Dinas Kepurbakalaan") tahun 1914. Sementara itu, pada tahun 1949, seorang sejarawan Belanda bernama N. J. Krom juga pernah menyinggung situs bermisteri ini.

Pada tahun 2014, gunung Padang ini pernah booming hingga memunculkan beragam spekulasi di berbagai media soal misteri di dalamnya.

Harianhaluan.com telah merangkum berbagai fakta dan misteri yang menyelubungi gunung Padang yang bahkan digadang sebagai piramida terbesar dan tertua di dunia yang bisa mengubah peradaban dunia.


Cek berikut 6 daftar fakta dan misteri situs Megalitikum di Cianjur ini.


1. Menjadi peradaban berteknologi paling maju di masanya

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk menjawab berbagai misteri penyelubung Gunung Padang ini.

Dari hasil penelitian yang telah ditemukan, Gunung Padang terungkap sebagai situs Megalitikum berteknologi paling maju pada 25.000 tahun lalu.

Hal ini dinilai dari struktur situs di Cianjur ini. Dibangun hanya dengan menumpuk dan menyusun batu hingga membentuk bangunan, bukanlah hal mudah. Apalagi lolos dari guncangan gempa tahun lalu.

Maka dengan struktur kokoh hanya dari tumpukan batu ini, Gunung Padang merupakan situs berteknologi paling maju pada masanya.


2. Situs Megalitikum terbesar di dunia

Luas permukaan situs Gunung Padang ini mencapai 900 meter persegi dan menjadi kompleks utama situs ini.

Sebagian besar struktur situs ini berupa tumpukan batu-batuan vulkanik alami berbentuk persegi yang tersusun bertingkat-tingkat secara punden berundak

Oleh karena itu, Gunung Padang dinobatkan sebagai situs Megalitikum dengan punden berundak paling besar di Dunia.

Yang membuat lebih terkejutnya lagi, bahkan situs ini hanya satu-satunya di Dunia.


3. Mencuri perhatian banyak ilmuwan dan arkeolog dunia

Berbagai spekulasi hingga kontroversi mengenai Gunung Padang pernah menarik banyak perhatian dari para ilmuwan dan arkeolog di dunia.

Mereka berdatangan dengan rasa penasaran mengenai rahasia dan misteri yang terkubur di Gunung Padang ini.

Banyak pula para ilmuwan dan arkeolog yang meminta untuk bisa bergabung dalam penelitian mengenai Gunung Padang ini.


4. Ada sesuatu yang lebih besar 3 kali lipat dari Candi Borobudur tertimbun di dalamnya

Berdasarkan hasil penelitian para peneliti, diperoleh sebuah temuan yang telah mereka peroleh diduga kuat bahwa di bawah permukaan seluas 900 meter persegi ini terdapat bangunan terpendam yang ukurannya jauh lebih besar.

Dr. Ali Akbar seorang peneliti prasejarah dari UI yang juga merupakan ketua tim riset TTRM juga mengatakan jika di lakukan penggalian di Situs Gunung Padang ini besar kemungkinan akan ditemukan bangunan yang besarnya mencapai 3 kali lipat dari Candi Borobudur.

Jika dilihat dari luas keseluruhan kompleks Candi Borobudur yang hanya 1,5 hektar, maka Situs Megalitikum Gunung Padang ini bahkan bisa mencapai 10 kali lebih luas dengan total keseluruhan luas kompleksnya yang mencapai 15 hektar.





5. Hasil riset Gunung Padang bisa mengubah dunia

Sejauh ini, sejarah peradaban tertua di dunia ada pada peradaban bangsa Mesopotamia dan Mesir.

Sering pula disebutkan bahwa bangsa Mesopotamia menjadi awal peradaban manusia yang didukung oleh temuan peninggalan sejarah yang berumur sekitar 7.000 - 10.000 SM.

Tapi bagaimana bila usia situs Gunung Padang benar-benar terbukti berumur 25.000 SM? Maka bukan tidak mungkin sejarah dan peradaban dunia akan berubah.

Bukan lagi Mesopotamia atau Mesir, melainkan Indonesia yang akan menjadi bangsa nenek moyang di dunia.


6. Usianya lebih tua dari Piramida Giza di Mesir

Piramida Giza Mesir menjadi salah satu 7 keajaiban dunia yang dianggap sebagai piramida tertua di dunia dengan usianya sekitar 2560 SM.

Namun, nyatanya hasil penelitian Gunung Padang menunjukkan bahwa situs ini jauh lebih tua, yakni 25.000 SM.



Berikut tadi ulasan mengenai 6 fakta dan misteri mengenai gunung Padang yang ternyata bisa saja mengubah peradaban dunia. (*)

Rabu, 14 Juni 2023

Fakta-Fakta Seputar Erupsi Gunung Merapi

 


Gunung Merapi sudah menyemburkan 55 kali awan panas guguran sejak, Sabtu (11/3/2023). Luncuran terjauh awan panas maksimum 3,7 kilometer ke arah barat daya. Ada sejumlah fakta dan potensi baru yang harus diketahui masyarakat menyusul rentetan awan panas Gunung Merapi yang terjadi sejak 11-12 Maret 2023.


Rentetan awan panas guguran ini pernah terjadi sejak erupsi 2021 dan 2022. Dari rentetan awan panas 2021, awan panas pada tahun ini merupakan erupsi dengan energi terbesar yang dikeluarkan Merapi dalam dua tahun terakhir. Walaupun secara jumlah intensitasnya lebih sedikit dibanding dua tahun sebelumnya.





Jarak maksimum luncuran awan panas ini mengarah ke Kali Krasak sejauh 4 kilometer, lebih pendek dibanding luncuran pada Maret 2021 yang meluncur ke Kali Gendol yakni sejauh 5 kilometer. Namun, awan panas kali ini masih sedikit lebih jauh jarak luncurnya dibanding Januari 2021 ke arah Kali Boyong yang saat itu jaraknya mencapai 3,5 kilometer.



Kalau dilihat, arah awan panas tetap dominan ke arah barat daya atau Kali Krasak. Walaupun awan panas guguran ini arahnya terus berubah yang awalnya ke Kali Boyong di 2021, lalu 2022 ke Kali Krasak dan Kali Cendol. Kemudian di tahun ini kembali ke Kali Krasak dan Kali Bebeng.


Jadi, rentetan awan panas ini di 2023 mencapai 4 kilometer, menunjukkan masih intensnya suplai magma dalam perut merapi sejak statusnya naik menjadi siaga November 2022 lalu. 

Namun, aktivitas Gunung Merapi masih sulit diprediksi. Melihat sistem vulkanik terbuka erupsi Merapi saat ini, tidak diketahui kapan ekstruksi magma secara masif akan terjadi lagi hingga bisa memicu munculnya luncuran awan panas yang kuat. 




Penulis : hokijoin.today

Selasa, 13 Juni 2023

9 Fakta Menarik Gunung Rinjani yang Sangat Indah

 


Gunung Rinjani merupakan salah satu situs taman nasional yang terdapat di Indonesia. Di sini, bukan hanya tersaji panorama keindahan khas pegunungan, namun seluruh satwa dan spot-spot wisata lainnya yang terdapat di Taman Nasional Gunung Rinjani. Ketika kamu mendaki Gunung Rinjani secara langsung kamu telah memasuki kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani yang sarat akan semak belukar dan hutan yang luasnya mencapai 76.000 hektar.


Keindahan Gunung Rinjani berhasil menarik orang untuk datang berkunjung. Tidak cuma pendaki gunung saja yang terhipnotis keindahan Rinjani, mereka yang awam dalam pendakian pun ikut terpesona mengagumi keindahannya. Lebih membanggakan lagi, magnet Gunung Rinjani sanggup menarik banyak turis asing. Mengapa? Dilansir rinjanidawnadventures.com simak beberapa faktanya berikut ini:


1. Gunung Berapi Tertinggi Di Indonesia

Dengan ketinggiannya yang mencapai 3.726 m diatas permukaan laut, puncak Rinjani dinobatkan sebagai puncak gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia setelah puncak gunung Kerinci di pulau Sumatera. Karena itulah puncak Rinjani sangat mendominasi background view pulau Lombok dari sebelah utara. Dan hingga saat ini salah satu gunung berapi ini masih tercatat sebagai gunung berapi aktif dan letusan terakhor terjadi di tahun 2015 yang lalu.


2. Dianggap Sakral

Masyarakat Lombok menganggap Gunung Rinjani sebagai gunung yang sakral dan memiliki nilai spiritual. Warga setempat percaya bahwa gunung ini adalah pelindung Pulau Lombok. Tak diragukan lagi masyarakat Lombok kerap mengadakan upacara adat dan ritual keagamaan di Gunung Rinjani. Bahkan suku Sasak yang merupakan warga asli Lombok membangun rumah dengan menghadapkannya ke arah Gunung Rinjani berada.


3. Indahnya danau dalam Gunung Rinjani

Apakah kalian mengetahui Ranu Kumbolo di Semeru? Danau yang keindahannya mendunia itu menjadi rebutan jutaan mata dan lensa kamera para wisatawan yang melewatinya. Tak jarang juga banyak pengunjung yang rela menempuh perjalanan jauh hanya untuk singgah dan bermalam di tengah kesunyiannya. Nah, kalau kamu sudah pada ngiler dengan Ranu Kumbolo Gunung Semeru, kalian harus nyobain singgah di Segara Anak.

Menurut warga setempat, Segara Anak bermakna anak laut. Hal itu karena air danau Segara Anak terlihat kebiru-biruan seperti air laut. Warna airnya yang jernih ditambah dengan pemandangan sekeliling danau yang asyik membuat siapapun tak jemu memandangnya.

kamu bisa mencoba untuk singgah ke Segara Anak. Segara Anak ini merupakan wisata danau anti mainstream yang instagramable di kawasan Gunung Rinjani.

Segara Anak menjadi salah satu spot wisata yang mampu menenangkan hati dan pikiran, layaknya hidup di dunia dongeng yang dihiasi oleh pesona yang memukau. Segara Anak dapat menghipnotis siapapun yang mengunjunginya, termasuk kamu. Jadi sudah siapkah kamu untuk menikmati keindahan Segara Anak ini?


4. Terletak di Garis Wallace

Lokasi persis Gunung Rinjani terletak pada area perbatasan garis Wallace, yang merupakan garis pertemuan flora fauna asiatis dan australis dalam perspektif ilmu Geografi. Hal ini membuat gunung ini kaya akan beragam flora dan fauna.

Ada banyak jenis hewan dan tumbuhan unik yang berkembang disini, di antaranya adalah bunga edelweiss yang unik. Sementara untuk fauna nya terdapat lutung budeng, kijang, burung kolibri, hingga trenggiling.


5. Dikenal Dunia Sebagai Wisata Berbasis Ekologi

Pengelolaan wisata pendakian puncak Rinjani yang terbilang sangat memadai jika dibanding dengan gunung lain di wilayah Indonesia membuat Gunung Rinjani dikenal sebagai wisata berbasis ekologi.

Hal ini tak lepas dari tata cara pengelolaan dan managemen balai Taman Nasional dalam mengatur rute dan jalur pendakian yang bahu – membahu dengan masyarakat.

Sehingga terciptalah Rinjani Trek center dan Rinjani Information Center, yang menjadi pusat segala macam informasi tentang pendakian baik rute maupun hal lainna.





6. Namanya Justru Berasal dari Bahasa Jawa

Meskipun berada di Pulau Lombok, nama Gunung Rinjani justru berasal dari Bahasa Jawa Kuno di mana Rinjani berarti ‘Tuhan’. Masyarakat setempat memilih penamaan tersebut dari seorang putri raja yang sedang bersemedi di Lombok. Sang putri itu bernama Anjani.


7. Diakui Dunia

Sebagai sebuah gunung yang menawarkan eksotisme keindahan wisata pegunungan yang juga tersohor ke seluruh dunia hingga telah mendapatkan berbagai macam penghargaan. Beberapa diantaranya di tahun 2004 mendapatkan World Legacy Award yang diberikan oleh Conservation International and National Geographic Traveler dalam kategori Destination Stewardship.

Di tahun selanjutnya masuk sebagai 3 besar dalam nominasi Tourism for Tommorow Award untuk kategori Destination Award yang diberikan oleh World Travel & Tourism Council.

Dan di tahun 2007 masuk sebagai nominasi dalam Tourism for Tommorow Award. Hal tersebut juga selain karena keindahan puncak Rinjani namun juga memang dikelola secara terpadu oleh masyarakat dan pemerintah setempat.


8. Memiliki Anak Gunung yang Sering Meletus

Sebagai gunung besar, Rinjani memiliki anak gunung yang bernama Gunung Barujari. Adapun aktivitas vulkanik dari Gunung Rinjani justru banyak berasal dari sang anak gunung.


9. Sempat Jadi Gambar Mata Uang

Eksotisme keindahan Gunung Rinjani beserta dengan Danau Segara Anak pun ternyata pernah lho diabadikan dalam sebuah mata uang pecahan Rp10 ribu yang dikeluarkan pada 1998.



Editor : hokijoin.today

Senin, 12 Juni 2023

6 Fakta Menarik Cabo Verde

   

6 Fakta Menarik Cabo Verde, Negara di Afrika dengan Pesona Gunung Api





Cabo Verde, juga disebut Tanjung Verde adalah negara yang terdiri dari gugusan pulau yang terletak di lepas pantai barat Afrika. Praia, di Santiago adalah ibu kotanya. 

Mengutip dari Britannica, Jumat (5/5/2023), Cabo Verde dinamai dari tanjung paling barat Afrika, Tanjung Verde yang dalam bahasa Prancis yaitu Cap Vert, terletak di dekat Senegal dan merupakan titik terdekat di benua itu. Pelabuhan terbesar di kepulauan ini terletak di Mindelo, São Vicente.

Pelabuhan laut dalamnya menampung kapal yang cukup besar dan telah digunakan sebagai stasiun pengisian bahan bakar sejak abad ke-19. Setelah memperoleh kemerdekaan, Cabo Verde awalnya memilih untuk bergabung dengan Guinea-Bissau. Tetapi setelah kudeta tahun 1980 di Guinea-Bissau, pemerintah setempat membatalkan rencana persatuan dengan Guinea-Bissau.

Masih banyak hal mengenai Cabo Verde, berikut enam fakta menarik Cabo Verde yang dirangkum Liputan6.com pada Jumat (5/5/2023)


1. Memiliki Gunung Api Aktif

Dataran kepulauan Cabo Verde bervariasi dari pulau-pulau datar yang lebih tua secara geologis di timur dan pulau-pulau yang lebih baru dan bergunung-gunung di barat. Pulau-pulau timur Boa Vista, Maio, dan Sal, misalnya, telah terkikis berat oleh angin dari waktu ke waktu dan sangat berpasir dan datar.

Daratan lainnya sangat berbatu, bergerigi, dan bergunung-gunung. Hampir seperempat dari luas daratan adalah batuan asal vulkanik dengan basal adalah jenis yang umum. Lebih dari tiga per lima tanahnya gersang dan kurang humus

Terdapat gunung api aktif di Pulau Fogo yaitu Pico, menjulang setinggi 2.829 mdpl dan merupakan titik tertinggi di negara itu. Di pulau utara Santo Antão, terdapat pula gunung Tope de Coroa yang tingginya mencapai 1.979 meter mdpl.


2. Etnis di Cabo Verde Campuran Eropa




Mayoritas penduduk Cabo Verde adalah keturunan campuran Eropa dan Afrika dan sering disebut sebagai mestiço atau Crioulo. Ada juga minoritas Afrika, yang meliputi suku Fulani (Fulbe), Balante, dan Mandyako. Pop kecil

Kekeringan parah serta kelaparan di pertengahan abad ke-20 menyebabkan hampir 200 ribu kematian. Di São Nicolau dan Fogo diperkirakan 31 persen dari seluruh populasinya berkurang.

Hanya dalam dua tahun yakni pada 1946-1948 populasi di kota Santiago kehilangan sekitar 65 persen. Ribuan penduduk beremigrasi ke São Tomé dan Príncipe. Hal tersebut membuat banyak orang Cabo Verde tinggal di luar negeri dibandingkan di negaranya sendiri.


3. Bahasa Resminya Portugis 

Para pelaut Portugis tiba di pulau São Tiago (Santiago) dan menjadikannya sebagai pos perdagangan penting untuk budak, gading, emas, senjata api, rum, dan kain. Negara ini menjadi koloni Portugis dari 1495 hingga 1975 ketika merdeka. Bahasa Portugis masih menjadi bahasa resmi negara tersebut.


4. Wisata di Cabo Verde




Daya tarik yang luar biasa dari Cabo Verde memang gunung apinya. Namun berjalan kaki singkat ke selatan pusat kota Sal Rei, pantai yang indah ini memiliki perairan biru kehijauan dan pasir putih, menjadikannya tempat yang bagus untuk jalan-jalan seharian.

Mengutip dari Lonely Planet Afrika, beberapa bar pantai menyajikan makanan laut, makanan ringan, dan minuman, dengan meja dan kursi santai di atas pasir. Beberapa tempat di sini menyewakan perlengkapan papan dayung, papan selancar, kayak dan memberikan pelajaran selancar, selancar layang, selancar angin, dan berlayar.


5. Fauna di Iklim Kering Cabo Verde

Ada lebih dari 100 spesies burung yang diketahui hidup di Cabo Verde, termasuk empat spesies petrel dan dua burung penciduk, berkembang biak secara teratur. Spesies burung lainnya termasuk flamingo yang lebih besar, burung fregat dan elang (namun keduanya hampir punah), burung nasar Mesir, burung layang-layang Kepulauan Tanjung Verde, dan burung tropis berparuh merah.

Beberapa burung lain diwakili oleh spesies lokal, di mana burung kingfisher termasuk yang paling mencolok. Namun, satu-satunya spesies yang benar-benar endemik adalah cane warbler dan raso lark. 





6. Kuliner di Cabo Verde




Mengutip dari tasteatlas, Jumat (5/5/2023), Polvo a modo ze de lino adalah hidangan tradisional yang berasal dari Tanjung Verde. Rebusan ini biasanya dibuat dengan kombinasi gurita, tomat, bawang merah, bawang putih, cabai (biasanya habanero), minyak, dan daun salam.

Cara membuatnya, gurita dicuci dan dipotong-potong lalu dimasukkan ke dalam panci berisi minyak dan daun salam. Bahan-bahan dimasak sekitar setengah jam sebelum dicampur dengan tomat, bawang putih, bawang potong dadu, dan cabai.

Rebusan direbus dengan api sedang sambil sesekali diaduk hingga kuah mengental dan semuanya empuk. Dianjurkan untuk menyajikan hidangan dengan jagacida (nasi dan kacang-kacangan) dan salad hijau segar di sampingnya.

Selain itu ada Gufong, makanan ringan atau makanan penutup tradisional yang berasal dari Tanjung Verde. Jajanan ini biasanya dibuat dengan campuran tepung terigu, gula pasir, garam, tepung jagung, baking powder, dan minyak. Bahan-bahan tersebut direbus dalam air sampai semuanya tercampur, dan campuran tersebut kemudian dibiarkan dingin.

Setelah dingin, potongan kecil adonan digulung menjadi batang kayu yang digoreng dengan minyak panas hingga berwarna cokelat keemasan. Gufong dikeringkan di atas tisu dan dinikmati dengan kopi atau teh di sampingnya. Jika diinginkan, sajikan gufong dengan gula bubuk atau sirup cokelat sebagai suguhan sore yang manis.



Editor : hokijoin.today

Minggu, 11 Juni 2023

Menguak Siapa Pemilik Puncak Gunung Fuji? Awas Jangan Kaget

 


Menguak siapa pemilik puncak Gunung Fuji sangat menarik untuk diketahui. Pasalnya Gunung Fuji yang memiliki ketinggian hingga 3.776 mdpl ini merupakan puncak tertinggi sekaligus menjadi ikon paling terkenal di Jepang. Banyak wisatawan yang datang ke gunung ini saat berlibur ke Jepang.

Namun, tahukah anda kalau ternyata Gunung Fuji ini bukan tempat wisata umum yang seluruhnya dimiliki pemerintah? Sebagian dari tanah Gunung Fuji merupakan milik pribadi. Lantas siapakah pemilik puncak Gunung Fuji tersebut?


Diketahui, tujuh tingkat Gunung Fuji hingga ketinggian 3.360 mdpl memang dimiliki oleh pemerintah. Namun, ternyata dari tingkat kedelapan sampai puncak atau dari ketinggian sekitar 3.360 hingga 3.776 mdpl Gunung Fuji dimiliki oleh kuil agama Shinto, Fujisan Hongu Sengen Taisha.

Masalah kepemilikan tanah tersebut sempat menjadi konflik pada zaman Meiji, dimana pada saat itu pemerintah Meiji ingin mengambil alih dan menasionalisasi Gunung Fuji tersebut sebagai bagian dari warisan negara pada tahun 1871.





Akan tetapi, Kuil Fujisan Hongu Sengen Taisha tetap ingin memperjuangkan puncak wilayah tersebut. Hingga pada akhirnya tahun 1974 disahkan oleh pengadilan dan mereka mendapatkan kembali kepemilikan terhadap puncak Gunung Fuji.

Namun, tanah puncak Gunung Fuji tersebut baru dikembalikan secara resmi pada 2004.


Meski begitu, Kuil Sengen Taisha belum bisa mendaftarkan diri sebagai pemilik lahan Gunung Fuji tersebut secara resmi. Pasalnya, gunung tersebut berdiri di atas tanah yang tidak rata dan terletak di perbatasan antara Prefektur Shizuoka dan Yamanashi.


Sehingga menyebabkan batas antara kedua wilayah tersebut tidak terlihat dan pihak kuil kesulitan untuk mendaftarkan kepemilikan tanah tersebut ke salah satu prefektur. Tetapi, wilayah puncak Gunung Fuji tetap dimiliki oleh Kuil Sengen Taisha.


Itulah informasi dan penjelasan singkat mengenai siapa pemilik puncak Gunung Fuji.


Sabtu, 10 Juni 2023

Fakta Gunung Krakatau

 

Gunung Krakatau, sebuah ikon alam yang terkenal di Indonesia, telah menjadi saksi bisu dari peristiwa sejarah yang menakjubkan. Letusan dahsyat pada tahun 1883 memusnahkan kepulauan yang ada di sekitarnya, tetapi juga menciptakan kehidupan baru yang menarik bagi peneliti dan pecinta alam. Dalam artikel ini, kami akan membongkar fakta-fakta menarik tentang Gunung Krakatau, serta kehidupan yang muncul di tengah reruntuhan.



1. Letusan Dahsyat:

Pada tanggal 27 Agustus 1883, Gunung Krakatau meledak dengan kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Letusan tersebut menghasilkan gelombang tsunami raksasa yang merenggut nyawa ribuan orang. Suara letusannya terdengar sampai ke Australia dan Inggris, menjadikannya salah satu letusan gunung berapi terdahsyat dalam sejarah manusia.


2. Pembentukan Pulau Baru:

Setelah letusan tersebut, tiga pulau baru muncul di sekitar Gunung Krakatau: Rakata, Sertung, dan Panjang. Rakata, yang merupakan pulau terbesar, terbentuk dari material vulkanik yang dikeluarkan selama letusan. Pulau baru ini menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan bagi pengunjung yang datang ke tempat ini.


3. Reklamasi Kehidupan:

Meskipun kehancuran yang disebabkan oleh letusan, Gunung Krakatau menjadi rumah bagi kehidupan baru. Tanaman, burung, dan hewan laut mulai mendiami pulau-pulau baru ini. Pertumbuhan alga dan terumbu karang juga mengalami perkembangan yang signifikan di sekitar perairan Gunung Krakatau, menyajikan ekosistem yang kaya dan bervariasi.





4. Penelitian Vulkanologi:

Gunung Krakatau telah menjadi objek penelitian yang menarik bagi para vulkanolog. Mereka mempelajari aktivitas vulkanik dan dinamika gunung berapi untuk memahami proses alami di balik letusan dan pembentukan pulau baru. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman kita tentang perubahan lingkungan dan potensi ancaman yang mungkin ditimbulkan oleh gunung berapi aktif.


5. Taman Nasional Krakatau:

Untuk melindungi keanekaragaman hayati yang ada di Gunung Krakatau, Taman Nasional Krakatau didirikan pada tahun 1980. Taman nasional ini meliputi area di sekitar Gunung Krakatau dan pulau-pulau terdekat. Para pengunjung dapat menikmati keindahan alam, berkeliling pulau, menyelam di perairan yang indah, dan mempelajari kehidupan baru yang muncul setelah letusan.





6. Daya Tarik Wisata:

Gunung Krakatau menawarkan daya tarik wisata yang luar biasa bagi para pengunjung. Pendakian ke puncak gunung menyajikan pemandangan spektakuler dari pulau-pulau sekitarnya dan samudra yang luas. Selain itu, menyelam di sekitar Gunung Krakatau memberikan pengalaman yang tak terlupakan dengan keanekaragaman bawah laut yang kaya.


7. Potensi Ancaman:

Meskipun Gunung Krakatau memberikan keindahan dan kehidupan baru, potensi ancaman masih ada. Gunung berapi ini masih aktif dan dapat mengalami letusan sewaktu-waktu. Pemerintah dan peneliti terus memantau aktivitasnya untuk melindungi penduduk setempat dan pengunjung.


Gunung Krakatau adalah sebuah fenomena alam yang menarik dan menakjubkan. Dari letusan dahsyatnya hingga pembentukan pulau baru, tempat ini menginspirasi dan mengungkapkan keajaiban alam. Dengan melindungi dan memahami Gunung Krakatau, kita dapat menikmati keindahannya sambil menghormati potensi bahayanya. Plan perjalanan Anda ke Gunung Krakatau dan saksikan sendiri keajaibannya yang mengagumkan!



Edit : hokijoin.today

Jumat, 09 Juni 2023

3 Rekomendasi Gunung untuk Pemula di Jawa Barat dan Jawa Tengah

 


3 Rekomendasi Gunung untuk Pemula di Jawa Barat dan Jawa Tengah

Bagi Anda yang baru pertama kali ingin naik gunung, ada baiknya membaca artikel ini hingga tuntas karena kami akan memberikan rekomendasi gunung untuk pemula. 

Bagi orang yang baru pertama kali naik gunung atau pendaki pemula, mungkin sedikit bingung memilih gunung mana yang akan didaki terlebih dahulu. 

Sebelum mendaki, kami menyarankan ada baiknya Anda berlatih fisik ringan sebelum melakukan perjalanan mendaki gunung atau hiking. 

Paling tidak lakukan joging ringan satu sampai dua minggu sebelum Anda berangkat naik gunung.

Selain berlatih fisik, yang paling utama adalah siapkan mental. Kenapa siapkan mental? Karena mental adalah pondasi utama para pendaki gunung. 

Sedikit informasi bagi para pendaki pemula. dengan siapnya mental, maka ketika Anda berada di gunung tidak merasa ketakutan atau khawatir berlebih yang biasanya terjadi ketika gelap.

Baik, setelah Anda menyiapkan mental dan fisik, ini 3 Rekomendasi gunung untuk pemula.


1. Gunung Gede Pangrango




Gunung Gede yang masuk dalam Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) ini bisa dibilang menjadi gunung favorit bagi para pendaki pemula. 

Wajar saja, lokasinya yang berada tidak jauh dari Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi ini sangat mudah dicapai menggunakan kendaraan umum ataupun pribadi. 

Ditanya pemandangan, jangan khawatir. Gunung Gede ini punya banyak spot indah untuk berfoto. 

Bisa dibilang, Gunung Gede ini paket komplit. 

Gunung yang memiliki tinggi 2.958 mdpl ini memiliki air terjun Curug Cibeureum, pos pemantauan burung, air panas, padang edelweis Surya Kencana. 

Belum lagi pemandangan ketika berada di puncak Gunung Gede. Mata akan dimanjakan dengan pemandangan alam yang bikin betah berlama-lama di puncak Gunung Gede. 

Ada tiga jalur yang tersedia di Gunung Gede. Yakni jalur Gunung Putri Cianjur, jalur Cibodas dan jalur Selabintana dari Sukabumi.

Bagi pendaki pemula, disarankan naik dari Cibodas dan turun lewat jalur Gunung Putri. 


2. Gunung Papandayan




Masih di Jawa Barat, Gunung Papandayan bisa jadi rekomendasi gunung untuk pemula. 

Gunung yang berada di Garut ini memiliki ketinggian 2.265 mdpl. Jangan khawatir soal pemandangan, Gunung Papandayan ini juga meyimpan pesona alam yang bisa memanjakan mata lho. 

Untuk sampai di puncak Gunung Papandayan hanya membutuhkan waktu sekitar 4 jam saja untuk pemula. Jadi jangan khawatir ya. Karena 4 jam perjalanan termasuk singkat lho.

Ada banyak kawah yang bisa dijadikan spot foto bagus bagi para pendaki. 

Selain itu, ada juga padang edelweis Tegal Alun dan eksotisme hutan mati yang berada di Gunung Papandayan





3. Gunung Prau




Kali ini di Jawa Tengah. Rekomendasi gunung untuk pemula adalah Gunung Prau yang berada di dataran tinggi Dieng, Wonosobo. 

Soal tempat wisata jangan khawatir, selain mendaki gunung, di lokasi tersebut sangat bayak tempat wisata juga lho. 

Yang paling dicari di Gunung Prau ini adalah pemandangan yang bisa dibilang nomor wahid. Para pendaki yang datang ke Gunung Prau ini rata-rata ingin melihat matahari terbit atau sunrise. 

Sunrise di Gunung Prau ini bisa dibilang menjadi salah satu yang paling indah di Indonesia. 

Waktu tempuh untuk sampai ke puncak Gunung Prau ini juga sangat singkat lho. Pemandangan dari puncak Gunung Prau ini bisa melihat hamparan gunung di Jawa Tengah. Seperti Gunung Merbabu, Sindodo, Sumbing hingga Merapi. 

Perjalanan menuju puncak Gunung Prau terbilang singkat. Hanya sekitar 3 sampai 4 jam untuk pendaki pemula. 



Nah, itulah 3 rekomendasi gunung untuk pemula yang bisa jadi referensi Anda sebelum mendaki gunung. Selamat mendaki.

Jangan tinggalkan apapun kecuali jejak. Jangan ambil apapun kecuali foto. Jangan membunuh apapun kecuali waktu.



Edit : hokijoin.today

Kamis, 08 Juni 2023

5 Fakta Mencengangkan Lava Pijar

   






Jika kamu pernah melihat erupsi gunung berapi, maka kamu akan menyadari bahwa terdapat lava di dalamnya. Lava pijar merupakan cairan panas yang berasal dari lelehan magma, sehingga memijarkan api dari kawah gunung tersebut.

Biasanya cukup mudah untuk melihat lava apabila kamu mengamati proses erupsi gunung berapi. Namun, tentu hal ini akan tetap berbahaya karena memiliki awan panas dengan kecepatan luas biasa. Untuk semakin mengenal lava pijar, simak beberapa faktanya berikut ini.


1. Proses lava terbentuk




Mungkin kamu penasaran bagaimana lava bisa terbentuk hingga kemudian muncul pada saat terjadinya erupsi. Tentu saja lava ini tidak terbentuk secara tiba-tiba, sebab ada proses yang melatarbelakanginya.

Dilansir The Geological Society, lava terbentuk ketika magma mengalami erupsi dari gunung berapi. Saat tekanan tersebut dilepaskan, maka gas tersebut akan larut dan keluar dari magma, sehingga komposisi lava pun berubah.


2. Suhu rata-rata dari lava




Jika kamu penasaran seberapa panas lava, maka jawabannya adalah sangat panas. Inilah yang membuat lava menjadi ancaman tersendiri apabila terjadi erupsi gunung berapi.

Dilansir U.S. Geological Survey, suhu rata-rata dari lava ternyata bisa mencapai sekitar 1.250 derajat celcius. Panas lava cukup untuk melelehkan kulit apabila sampai terkena cairan tersebut.


3. Bentuk lava yang sebenarnya




Kebanyakan orang mungkin hanya melihat lava dari jarak yang jauh. Hal ini membuatmu tak dapat memastikan secara langsung seperti apa bentuk sebenarnya dari lava.

Dilansir The Conversation, lava memiliki warna merah, tampak berapi-api, ada yang padat dan cair, serta tampak sedikit gelap. Lava yang merupakan batuan cair ini tentu akan tampak sangat panas, hingga melebihi permukaan Bumi.


4. Bahaya yang ditimbulkan dari lava




Jika kamu bertanya apakah lava berbahaya atau tidak, maka jawabannya adalah berbahaya. Namun, tingkat bahaya yang dimiliki lava sebetulnya tidak terlalu besar pada saat terjadinya erupsi gunung berapi.

Dilansir USGS.gov, sebetulnya kemungkinan kematian yang disebabkan oleh aliran lava bisa dikatakan sangat jarang terjadi. Hal ini karena sebagian besar aliran lava tersebut bergerak dengan lambat, sehingga orang-orang pun bisa pergi menghindari. Terkecuali jika mendekatinya dengan sengaja dan terkena bagian tubuh secara langsung.


5. Lava bisa terdapat di dalam laut




Selama ini mungkin kamu hanya melihat keberadaan lava yang keluar secara langsung dari gunung berapi. Namun, tahukah kamu bahwa lava juga bisa terdapat di dalam lautan?

Dilansir WHOI, lava yang terdapat di dalam lautan biasanya disebabkan karena erupsi gunung berapi bawah laut. Inilah yang membuat lava tetap keluar dan menyala-nyala, meski di dalam air. Namun, patut diwaspadai bahwa suhu air laut tetap panas pada saat itu.


Kamu jadi paham bahwa ternyata lava menjadi bagian penting yang ada pada gunung berapi. Lava juga memiliki suhu luar biasa yang bisa berbahaya jika mengenai kulit secara langsung.

Mana fakta yang baru kamu ketahui?

Rabu, 07 Juni 2023

4 Fakta Gunung Bromo Jadi Lautan Es 2023

 


Fenomena unik dan langka kembali terjadi di kawasan Gunung Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Dilansir dari laman TikTok @bromonesiatour, terlihat lapisan embun es atau embun upas menutupi permukaan lautan pasir Bromo pada Selasa (30/5/2023) pagi hari.

Sontak, hal tersebut membuat warganet terpesona dan penasaran ingin pergi ke sana. Sebelum melakukannya, simak fakta tentang embun es langka di lautan pasir Bromo yang tertulis di bawah ini!


1. Bukan yang pertama terjadi

Fenomena embun es yang menutupi permukaan lautan pasir Bromo ini rupanya bukan yang pertama kalinya. Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani, mengatakan fenomena embun upas atau frost sering terjadi.

“Ini merupakan fenomena alam yang sering dijumpai di Gunung Bromo saat musim kemarau. Ini hanya dijumpai pada pagi hari, sebelum matahari terbit dengan sempurna,” kata Septi seperti yang dikutip dari ANTARA News.

Septi menceritakan pada saat terjadi fenomena embun upas, suhu udara di kawasan Gunung Bromo berkisar antara 5-9 derajat Celsius. Tak hanya di Bromo, fenomena tersebut juga bisa terjadi di Ranupane dan Ranu Regulo.





2. Penyebab terjadinya embun es di Bromo

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kelas I Juanda Sidoarjo Teguh Tri Susanto mengungkapkan fenomena embun es di Bromo terjadi karena beberapa faktor.

Di antaranya karena adanya Monsoon Australia atau angin muson yang melewati Indonesia yang membawa massa udara dingin dan kering.

Penyebab kedua adalah clear sky atau cuaca cerah, sehingga yang tidak ada tutupan awan pada malam hari. Jadi, panas langsung menuju permukaan bumi terlepas ke atmosfer tanpa terhalang awan. Fenomena ini biasa terjadi bulan Juni-Agustus saat kemarau.


3. Menjadi magnet wisatawan untuk datang ke Bromo

Meski kemunculannya tidak bisa diperkirakan dan hanya pada saat-saat tertentu, fenomena embun es menjadi magnet untuk menarik wisatawan datang ke Bromo

Tak sedikit wisatawan yang penasaran dan ingin segera datang ke sana. Apalagi Juni menjadi musim liburan anak-anak sekolah dan juga mahasiswa. Kamu juga merencanakan liburan ke sana?


4. Tips melihat embun es di Gunung Bromo




Kalau kamu berencana pergi ke Bromo untuk melihat fenomena embun es, sebaiknya perhatikan beberapa tips di bawah ini.

Rencanakan perjalanan pada sekitar bulan Juni-Agustus (yang terjadi pada akhir Mei ini baru awalan saja). Fenomena tersebut biasanya terjadi pada bulan-bulan tersebut.

Cek prakiraan suhu malam hari sebelum pergi ke Bromo. Jika suhunya minus, kemungkinan embun es akan muncul keesokan harinya.

Kenakan outfit yang tebal dan hangat, mulai dari jaket, penutup kepala, sepatu, dan celana lantaran suhu udara sangat dingin.

Datanglah ke lautan pasir Bromo sebelum matahari terbit. Kalau kamu datang saat matahari sudah terbit apalagi tinggi, bisa-bisa embun sudah mencair.

Bawa bekal makanan dan minuman hangat secukupnya di dalam termos agar tubuh tetap bugar meski cuaca dingin.

Hati-hati saat berjalan di atas embun es agar tidak jatuh.

Jangan membuang sampah sembarangan dan turut serta menjaga kebersihan kawasan Gunung Bromo.



Nah, itu dia fakta tentang embun es langka di lautan pasir Bromo dan tips sebelum berkunjung ke sana. Siap liburan ala musim dingin?

Senin, 05 Juni 2023

5 Gunung Tertinggi di Dunia

 





Gunung menjadi salah satu destinasi wisata terbaik untuk dikunjungi, terutama bagi para pendaki yang suka menikmati pemandangan terbitnya matahari, tebing-tebing curam, padang rumput hijau, barisan pohon, hingga pemandangan bak negeri di atas awan yang dapat dilihat dari puncak gunung.


Ketinggian gunung juga bervariasi mulai dari 110 mdpl hingga 8849 mdpl. Nah, di artikel kali ini kita akan membahas tentang beberapa gunung tertinggi di dunia, berikut lima di antaranya.


1. Everest




Everest menduduki posisi pertama sebagai gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian yang mencapai 8849 mdpl. Gunung Everest merupakan salah satu puncak dari pegunungan Himalaya yang terletak di perbatasan antara Nepal dan Tibet.

Terbentuknya gunung Everest termasuk seluruh wilayah pegunungan Himalaya ini disebabkan oleh tumbukan antara dua lempeng, yaitu lempeng India dan Eurasia.

Sekitar 15-17 juta tahun yang lalu, puncak gunung Everest telah mencapai sekitar 5.000 mdpl dan terus bertambah karena tabrakan antara kedua lempeng masih terjadi hingga saat ini, seperti yang dikutip pada laman bbc.com.

Everest memiliki salju abadi dengan suhu yang mencapai minus 24 derajat akibat ketinggian gunung yang fantastis tersebut dan menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaki, di mana mereka harus berjuang melawan suhu yang ekstrem untuk sampai ke puncak gunung.





2. Gunung K2




Gunung tertinggi kedua di dunia diraih oleh K2 yang terletak di perbatasan antara Pakistan dan Tiongkok. Ketinggian gunung ini mencapai 8611 mdpl dan memiliki jalur pendakian terberat di dunia.

Gunung K2 mendapat julukan Savage Mountain dan Godwin-Austen dengan cuaca yang sulit untuk diprediksi, seperti yang dikutip pada laman National Geogrhapic.




3. Kangchenjunga




Masih di daratan Asia, kali ini Kangchenjunga yang menjadi gunung tertinggi ketiga di dunia yang terletak di negara Nepal. Kangchenjunga memiliki arti "Lima Harta Karun Salju", karena ia terdiri dari 5 puncak, empat di antaranya mencapai lebih dari 8.450 mdpl, dan puncak utamanya memiliki tinggi yang mencapai 8586 mdpl.

Harta karun itu melambangkan 5 benda milik dewa, yaitu emas, perak, permata, biji-bijian dan kitab suci dalam tradisi agama Kirant.


4. Lhotse




Lhotse menjadi gunung tertinggi keempat di dunia yang masuk dalam barisan Mahalangur Himal dari pegunungan Himalaya di sepanjang perbatasan Khumbu, Nepal, dan Tibet.

Ketinggian gunung ini mencapai 8516 mdpl dan termasuk salah satu gunung yang memiliki jalur pendakian terberat di dunia setelah Everest dan K2.






5. Makalu



Urutan gunung tertinggi di dunia kelima diraih oleh Makalu dengan ketinggian yang mencapai 8485 mdpl. Gunung ini juga berlokasi Mahalngur Himal dari pegunungan Himalaya di sepanjang perbatasan Nepal dan Tibet.

Nama Makalu berasal dari Sanskrit Maha Kala, yaitu sebuah nama untuk dewa Hindu Siwa yang menerjemahkan "Big Black." Sedangkan nama China untuk puncaknya adalah Makaru, seperti yang dikutip pada laman Eferrit.com.


Itulah tadi lima gunung tertinggi di dunia, tertarik mendakinya?


Editor : hokijoin.today

Minggu, 04 Juni 2023

5 Fakta Menarik Gunung Semeru

 


Gunung Semeru merupakan gunung berapi yang memiliki puncak tertinggi di Pulau Jawa. Gunung yang tengah erupsi saat ini memiliki daya tarik tersendiri, salah satunya adalah fakta di baliknya..




Ada beberapa fakta menarik Gunung Semeru yang wajib diketahui. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini fakta menarik tentang Gunung Semeru:


1. Gunung dengan puncak tertinggi di Pulau Jawa




Puncak Gunung Semeru yang dikenal sebagai Mahameru ini merupakan puncak tertinggi di Pulau Jawa. Puncaknya memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Gunung Semeru sendiri menempati peringkat ketiga gunung berapi tertinggi di tanah air, setelah Gunung Kerinci di Sumatra dan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat.


2. Gas beracun di Puncak Mahameru




Kawah yang terbentuk di Puncak Mahameru dikenal dengan nama Jonggring Saloko. Saat mencapai puncak, pendaki disarankan untuk tidak menuju ke kawah dan dilarang mendaki dari arah kanan karena adanya gas beracun, aliran lahar, dan awan panas.

Semburan gas beracun dan awan panas biasanya terjadi setiap 15-30 menit di puncak Gunung Semeru yang masih aktif.

Para pendaki biasanya tidak disarankan untuk mendaki Gunung Semeru pada siang hari karena angin mengarah ke puncak dan gas beracun serta letusan akan mengarah ke sana.


3. Termasuk dalam bagian Taman Nasional




Fakta menarik selanjutnya adalah Gunung Semeru termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Taman Nasional ini terdiri dari pegunungan dan lembah yang memiliki luas 50.273,3 hektar.

Taman Nasional ini menyimpan sekitar 1.025 jenis flora dan 38 jenis fauna yang dilindungi pemerintah. Beberapa di antaranya adalah pohon cemara, pinus, akasia, dan berbagai jenis jamur.

Selain itu, ada beberapa jenis anggrek endemik yang juga tumbuh di sekitar Gunung Semeru bagian selatan.

Sementara itu, fauna yang bisa ditemukan mencakup macan kumbang, musang, kijang, hingga kancil.


4. Letusan pertama

Letusan pertama Gunung Semeru tercatat pada 8 November 1818. Sekitar 1829-1878, Gunung Semeru juga mengalami beberapa kali erupsi hingga 1913.


5. Kepercayaan bagi umat Hindu




Menurut kepercayaan umat Hindu, Gunung Semeru merupakan rumah atau tempat bersemayam para dewa dan sarana yang menghubungkan Bumi (manusia) dengan khayangan.

Di sisi lain, masyarakat Jawa dan Bali, banyak pula yang menganggap gunung sebagai tempat bersemayamnya Hyang, Dewata, dan makhluk halus.

Namun menurut masyarakat Bali, gunung tersebut diyakini sebagai Bapak Gunung Agung dan sangat dihormati. Upacara persembahan sering dilakukan oleh masyarakat Bali kepada dewa-dewa Gunung Semeru.

Setelah mengetahui fakta menarik Gunung Semeru, pendaki dapat mempelajari lebih lanjut tentang daya tarik dari Semeru. 


editor : qiuslot88.net

Sabtu, 03 Juni 2023

Sejarah Pegunungan Himalaya, Puncak Gunung Everest Dulunya Dasar Laut

 


Gunung Everest, gunung tertinggi sedunia, berada di kawasan Pegunungan Himalaya. Bagaimana sejarah terbentuknya pegunungan ini? Bagaimana Himalaya bisa muncul di Bumi dan menyuguhkan deretan gunung yang menjulang sangat tinggi?


Menurut catatan, barisan pegunungan Himalaya dan dataran tinggi Tibet terbentuk sebagai akibat dari tumbukan antara Lempeng India dan Lempeng Eurasia yang dimulai 50 juta tahun lalu. Tumbukan itu masih terus berlanjut hingga saat ini.


Dulunya, India masih terpisah dari benua Asia. Sekitar 225 juta tahun lalu, India adalah sebuah pulau besar yang terletak di lepas pantai Australia. Pulau ini terpisah dari Asia oleh Samudra Tethys.

Kemudian pada 200 juta tahun lalu, benua super Pangaea mulai pecah dan India mulai bergeser ke utara menuju Asia, sebagaimana tercatat di laman The Geological Society.


Lalu sekitar 80 juta tahun lalu, India berada 6.400 kilometer di selatan benua Asia. Lempeng India bergerak ke arah Asia dengan kecepatan antara 9 dan 16 sentimeter per tahun. Akibatnya, dasar Samudra Tethys menunjam ke utara di bawah Asia.


Tidak semua dasar Samudra Tethys tersubduksi seluruhnya. Sebagian besar sedimen tebal ini terkikis dan terkumpul ke benua Eurasia dalam apa yang dikenal sebagai baji akresi. Sedimen yang tergores inilah yang sekarang membentuk Pegunungan Himalaya.





Dari sekitar 50 juta hingga 40 juta tahun lalu laju pergeseran lempeng benua India ke utara melambat menjadi sekitar 4-6 sentimeter per tahun. Perlambatan ini ditafsirkan untuk menandai awal dari tabrakan antara lempeng benua Eurasia dan India, penutupan bekas Samudra Tethys, dan inisiasi pengangkatan Himalaya.


Lempeng Eurasia sebagian terlipat dan tertekuk di atas lempeng India, tetapi karena kerapatannya yang rendah/daya apungnya yang tinggi, kedua lempeng itu tidak tersubduksi atau menunjam ke bawah.


Hal ini menyebabkan kerak benua menebal akibat lipatan dan patahan oleh gaya tekan yang mendorong Himalaya dan Dataran Tinggi Tibet. Kerak benua di sini dua kali ketebalan rata-rata, yakni sekitar 75 kilometer.


Penebalan kerak benua ini menandai berakhirnya aktivitas vulkanik di wilayah tersebut karena setiap magma yang bergerak ke atas akan mengeras sebelum mencapai permukaan.


Kini Pegunungan Himalaya masih naik lebih dari 1 sentimeter per tahun karena Lempeng India terus bergerak ke utara menuju Asia. Hal ini menjelaskan mengapa gempa bumi dangkal masih kerap terjadi di wilayah tersebut hingga saat ini.


Namun, kekuatan pelapukan dan erosi telah menurunkan pegunungan Himalaya dengan kecepatan yang hampir sama. Dataran tinggi Himalaya dan Tibet mengarah ke timur-barat dan membentang sejauh 2.900 kilometer.


Pegunungan ini mencapai ketinggian maksimum 8.848 meter. Puncak Gunung Everest di Himalaya ini adalah titik tertinggi di Bumi.


Bagian di sekitar pucak Gunung Everest ini diyakini dulunya adalah laut. Sebab, ahli geologi Noel Ewart Odell pernah menemukan banyak sampel batu kapur dari sana. Batuan sedimen ini biasanya terbentuk di perairan hangat dari cangkang, koral, dan sampah organik lainnya.


Edmund Hillary juga mengumpulkan sampel batu kapur dari dekat puncak Everest ketika dia dan Tenzing Norgay menjadi orang pertama yang mendaki puncak tersebut pada tahun 1953.


Ahli geologi University of Wollongong, Solomon Buckman, mengatakan bahwa area di sekitar puncak Everest ini kemungkinan adalah bagian dasar laut di batas utara Lempeng India. Seperti yang disebutkan di atas, India dulunya adalah pulau besar yang terpisah dari Benua Asia.

Jumat, 02 Juni 2023

SINDORO DAN SUMBING, GUNUNG KEMBAR YANG MENANTANG

 

Sindoro dan Sumbing merupakan dua Gunung yang letaknya berdekatan, serta memiliki bentuk dan tinggi yang hampir sama. Tinggi Gunung Sumbing sekitar 3.340 m dari permukaan laut (dpl), sedikit lebih tinggi daripada Sindoro (3.155 m dpl). Jika dipetakan, Sumbing berada disebelah barat daya kota Temanggung dan sebelah Timur kota Wonosobo. Sedangkan Sindoro disebelah barat laut Temanggung danTimur laut Wonosobo. Masyarakat dikedua daerah itu menyebut Sindoro-Sumbing sebagai Gunung kembar. Keduanya menyimpan potensi wisata yang sangat besar, meskipun belum semuanya bisa dikelola secara maksimal. Selain panorama alam nan indah, dengan udara sejuk dan segar, daerah-daerah dilereng Sumbing-Sindoro potensial dikembangkan sebagai kawasan agro wisata, terutama perkebunan kelengkeng, tembakau, vanila, dan kopi. Kondisi alamnya hampir sama dengan kawasan Gunung Mas, puncak, Bogor.








Gunung yang dipenuhi legenda tentang kesetiaan pasangan dan epos kepahlawanan itu sudah tidak asing lagi bagi para pendaki. Banyak kelompok pecinta alam yang mendaki puncak Sumbing dan Sindoro, terutama pada hari-hari tertentu yang sudah menjadi tradisi. Dengan berbagai kelebihannya, dinas perhubungan dan pariwisata kabupaten Temanggung berusaha terus menggali potensi-potensi wisata, sambil membenahi sarana-prasarana pendukung dikawasan ini.


Sektor pariwisata, terutama yang berbasis wisata Gunung, bisa dijadikan salah satu primadona unggulan dalam membangun ekonomi kerakyatan di daerah ini. Dinas perhubungan dan Pariwisata berniat mengembangkan kawasan Sindoro dan Sumbing sebagai kawasan wisata terpadu. Terutama dilembah antara Sindoro-Sumbing, dan bagian puncak. Misal dengan menyediakan fasilitas kereta gantung yang menghubungkan kedua gunung itu. Salah satu kawasan yang diapit lembah Sindoro-Sumbing adalah Kledung, yang dilewati pengguna jalan di jalur Parakan-Wonosobo. Banyak pengguna jalan yang beristirahat di tempat ini, sekedar melihat keindahan panorama alam disekelilingnya yang bisa menyegarkan tubuh dan pikiran. Banyak hal yang bisa dijumpai dilembah gunung itu. Selain keindahan alam, lembah Sindoro-Sumbing juga menawarkan kehangatan dan senyum ramah penduduknya. Terlebih lagi tatkala melihat aktivitas mereka saat musim tambakau tiba. Panorama alam yang indah dan udara sejuk-segar kini menjadi barang langka diperkotaan, itu sebabnya, mereka sering memanfaatkan hari libur ke objek wisata alam sebagaimana banyak tersedia dikabupaten Temanggung.


Letaknya yang dekat dengan Dataran Tinggi Dieng membuat wisata pendakian Gunung Sumbing dan SIndoro bisa dipromosikan lebih dasyat lagi, misalnya dengan mengundang sebagian wisatawan yang datang ke Dieng untuk berkunjung pulang ke Temanggung. Pemerintah kabupaten dan masyarakat Temanggung pun siap memanfaatkan peluang emas ini, demi kesejahteraan masyarakat.


WISATA PENDAKIAN


SALAH satu kegiatan yang sudah berjalan dikawasan Gunung ini adalah wisata pegunungan. Pendakian Sindoro-Sumbing biasanya dimulai dari kledung, yang terletak diantara kedua Gunung. Ditempat ini, para pendaki juga bisa menyaksikan matahari terbit dan terbenam. Jalur pendakian yang menantang, ritual setiap malam 1 sura (1 muharam) dan malem selikuran (21 Ramadhan), hamparan perkebunan teh, aneka ladang sayur, deretan pohon pinus, dan jalur berliku-liku dilembah kedua gunung itu membuat banyak orang ingin mengunjungi tempat tersebut.


GUNUNG SUMBING


Perjalanan wisata ke Gunung Sumbing akan melewati desa wisata Tegalrejo yang juga dekat dengan pemancingan Vale Kambang dan prasasti Gondosuli. Tanah sekitar gunung sangat subur, sehingga hampir seluruh daerah yang landai sampai ketinggian 2.000 m dpl dijadikan areal perkebunan rakyat seperti tembakau dan sayuran. Pendakian gunung sumbing bisa dilakukan kapan saja. Tetapi puncak keramaian terjadi pada malem selikuran. Ribuan pendaki, yang dipandu para pecinta alam yang berpengalaman dari sumbing Hiking Club (SHC) Temanggung, serta dipantau para petugas terpadu diposko-posko terdekat, mengawali ritualnya dari desa pager gunung, kecamatan Bulu. Untuk pendakian diluar tradisi malem selikuran, perjalanan bisa dilakukan tanpa harus dipandu petugas. Para pendaki umumnya start dari desa/kecamatan kledung (arah barat laut), atau kampung butuh dan selogowok dikecamatan tlogo mulyo (timur laut). Bahkan, gunung sumbing juga bisa didaki dari kawasan diluar kabupaten Temanggung. Yaitu arah barat laut dari kampung garung (1.543 m dpl) di desa Butuh, kecamatan Kalijajar (Wonosobo), arah tenggara dari Kalegan (Kabupaten Magelang), dan arah Barat daya dari sapurun (Wonosobo).


Apabila cuaca bagus, pendakian ke puncak menempuh waktu sekitar lima jam. Sebagian dari mereka berziarah kemakam Ki Ageng Makukuhan di Puncak Sumbing. Ki Ageng Makukuhan diyakini sebagai orang pertama yang singgah di Kedu dan memperkenalkan tanaman tembakau.





Ada beberapa pos yang harus dilalui dari base camp hingga kepuncak, yaitu pos I (1.750 m dpl), pos II (2.000 m dpl),pos bayangan (2.500 m dpl), dan bagian puncak (2.850-3.340 m dpl).


GUNUNG SUMBING


Nama : Gunung Sumbing Nama Kawah : Kawah Sumbing Lokasi : Desa Pager Gunung, Kecamatan Tjepit, Kabupaten Temanggung Ketinggian : 3. 340 m dpl Wilayah : Kabupaten Temanggung, Magelang, Wonosobo dan Purworejo. Kota Terdekat : Temanggung (Timur laut), Parakan (Utara), Wonosobo (Barat), dan Magelang (Tenggara). Tipe Gunung : Gunung Api strato tipe B Pos Pengamatan : Desa Genting Sari, Parakan-Temanggung pada Ketinggian 950 m dpl.


Dipos I (hutan rapat) terdapat shelter dan lahan bivak. Sedangkan pos II (Wilayah Terbuka) didominasi padang rumput dan ilalang. Udara dipuncak cukup panas, angin kencang, dan cuaca cerah, dengan suhu dibawah 12 derajat Celciuse. Puncak terdiri atas batu-batuan, lapangan berpasir, kawah, dan belerang.


GUNUNG SINDORO


Setiap malam 1 sura, ribuan pecinta alam melakukan pendakian Sindoro. Gunung berketinggian 3.151 m itu juga memiliki beberapa keindahan alam, misalnya Telaga Ajaib dan bunga Abadi edelwis di puncak gunung. Para pendaki juga bisa melihat panorama terbit dan tenggelamnya matahari.

Sebagaimana Sumbing, Sindoro cocok untuk melakukan kegiatan wisata alam dan petualangan. Pendakian dilakukan melalui Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo, Temanggung. Selain panorama alam yang indah, pendaki bisa melihat para aktivitas petani di kebun.


GUNUNG SINDORO


Nama : Gunung Sindoro Nama Kawah : Kawah Sindoro Lokasi : Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung Ketinggian : 3.155 m dpl Wilayah : Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Wonosobo. Kota Terdekat : Temanggung (Tenggara), Parakan (Timur), Wonosobo (Barat). Tipe Gunung : Gunung Api strato tipe B.


PUNCAK WONOTIRTO


Di Lereng Gunung Sumbing, di sebuah desa di Kecamatan Bulu, ada kawasan wisata yang cukup digemari, yaitu Puncak Wonotirto. Sepanjang jalan menuju lokasi, wisatawan bisa memandang hutan pinus dari kejauhan dan hamparan tanaman tembakau. Para penggemar wisata pegunungan tentu sangat menyukai suasana seperti ini. Dari kawasan puncak, kita bisa memandang lepas ke berbagai penjuru. Termasuk pada ujung Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro. Hal itu dimungkinkan karena Puncak Wonotirto berada di ketinggian 1.900-2.000 m dpl.


Untuk menuju lokasi lereng, wisatawan dapat menggunakan sepeda motor atau mobil. Tetapi sekitar 3 km sebelum puncak, perjalanan harus dilanjutkan dengan jalan kaki. Pemerintah Kabupaten Temanggung sudah menanami 16.000 ha lahan kritis dikawasan ini, dengan aneka komoditas pertanian.


MISTERI POHON WALITIS DI HUTAN RASAMALA


Pohon walitis di kawasan huitan Rasamala merupakan pohon terbesar di lereng Sumbing dan Sindoro. Hutan ini terletak di Desa Jetis, Kecamatan Selopampang, Tinggi pohon mencapai 30 meter, dengan lingkar batang 7,5 meter. Untuk memeluk batangnya saja diperlukan enam orang dewasa yang saling tautan sambil merentangkan kedua tangannya. Menurut masyarakat sekitar, pohon ini berasal dari tongkat salah seorang pengikut wali, yaitu Ki Ageng Makukuhan yang ditancapkan di tanah. Kawasan Walitis memiliki pemandangan alam yang indah dan udara pegunungan yang segar dan alami. Di Kawasan ini juga tumbuh rumpun tumbuhan bernama Rasamala. Karena itulah, kawasan tersebut dikenal sebagai hutan Rasamala. Keistimewaan tanaman dan hutan ini adalah tidak mempan oleh api.


Ketika terjadi kebakaran hutan di sebagian kawasan lereng Sumbing dan Sindoro beberapa waktu lalu, hutan Rasamala sama sekali tidak terjamah api. Untuk menjangkau rumpun pepohonan Rasamala yang luasnya mencapai 1,5 hektar, para wisatawan harus mendaki melalui jalan setapak. Jarak pendakian ini sekitar 1,5 km dari pohon walitis.


PROSPEK PENGEMBANGAN


Melihat potensinya yang besar, kawasan Sindoro-Sumbing bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata andalan di jateng. Peluang yang bisa digarap antara lain: - Membangun fasilitas kereta gantung din lereng utara gunung Sumbing, tepat di Kledung Pass. - Membangun hotel/restoran di jalur strategis, terutama Kledung. - Pembangunan kawasan agrowisata Kledung Pass. - Membangun bumi perkemahan dan camping ground di kawasan Walitis, untuk mewadahi kegiatan para pemuda di Jawa Tengah. - Membangun kawasan khusus (adventure zone) di Kledung Pass. - Mendirikan event organizer khusus yang menyelenggarakan berbagai kegiatan pecinta alam dan outbond. - Menciptakan lebih banyak lagi desa-desa wisata.(RS)

Menguak Siapa Pemilik Puncak Gunung Fuji?

  Menguak siapa pemilik  puncak Gunung Fuji  sangat menarik untuk diketahui. Pasalnya  Gunung Fuji  yang memiliki ketinggian hingga 3.776 md...